Senin, Oktober 25, 2021

Tidak Libatkan DPRD, Sakdiyanto Desak Hibah Kambing Distop – JATENG.CO

- Advertisement -
- Advertisement -

KUDUS (SUARABARU.ID) – Anggota Komisi B DPRD Kudus Sakdiyanto mendesak acara hibah kambing yang dialokasikan Dinas Pertanian melalui DBHCHT dalam APBD Perubahan 2021 buat distop. Pasalnya, proses penganggaran acara tadi tanpa melalui pembahasan di Komisi B yang notabene membidangi duduk perkara pertanian.

& dampaknya, acara hibah kambing ini pula sebagai satu dari pemicu sikap sejumlah anggota  dewan buat menolak pembahasan APBD Perubahan 2021.

“Kami mendesak supaya acara ini tidak usah dilaksanakan,”ujar politisi dari Partai Hanura tadi, Kamis (14/10).

Sakdiyanto menjelaskan, acara  hibah kambing tadi timbul secara tiba-tiba ketika pembahasan KUA PPAS APBD Perubahan 2021 di tingkat komisi. Dalam rakor Komisi B dengan Dinas Pertanian, terungkap terdapat alokasi dana hibah sebanyak Rp 6 miliar buat bantuan ternak kambing bagi petani-petani di daerah Kudus.

Hanya saja, ketika proses pembahasan, Dinas terkait tidak dapat sanggup menjelaskan dasar penentuan sasaran calon penerima hibah tadi. Bahkan, dalam keterangannya di hadapan Komisi B, Dinas Pertanian menjelaskan kalau hibah tadi disalurkan sesuai rekomendasi pihak-pihak tertentu.

Atas hal ini, Sakdiyanto menduga kalau acara tadi jauh dari asas manfaat. Selain berpotensi tidak tepat sasaran, acara tadi pula dievaluasi hanya akan menguntungkan pihak-pihak tertentu saja.

“Aku melihat acara ini hanya akan dipakai buat kepentingan pihak-pihak tertentu saja,”paparnya.

Padahal, secara ideal, acara bantuan hibah ternak sebenarnya dapat membantu petani yang terdampak pandemi Covid-19. Asalkan sasaran yang dituju sungguh melalui pembuktian & mekanisme yang benar.

“Menjadi wakil rakyat dari wilayah Mejobo, banyak konstituen aku yang pula petani. & ternyata mereka tidak tersentuh bantuan ini. & yang lebih ironis, aku menjadi anggota Komisi B yang menaungi bidang pertanian, pula tidak pernah dilibatkan dalam perencanaan acara ini,”paparnya.

Dinas Pertanian Bantah Tidak Tepat Sasaran

Terpisah,  Ketua Dinas Pertanian Sunardi ketika dikonfirmasi membenarkan adanya acara hibah bantuan ternak kambing kepada petani. Menurutnya, terdapat 75 gerombolan petani yang rencananya akan mendapatkan bantuan tadi.

“Masing-masing gerombolan akan mendapatkan empat ekor kambing,”tandas Sunardi.

Beliau menyebut, total aturan yang disiapkan buat acara tadi berkisar Rp 2,2 miliar. Acara tadi disusun melalui Keputusan Bupati mengenai perubahan keempat penjabaran APBD 2021.

“Jadi, acara tadi disusun dalam perubahan keempat penjabaran APBD 2021,”tandasnya.

Sunardi mengungkapkan, dalam proses pembahasan KUA PPAS 2021 rencananya akan terdapat penambahan volume bantuan. Hanya saja, sebab keterbatasan murid waktu tahun aturan, penambahan volume tadi dibatalkan.

Disinggung mengenai calon penerima yang dievaluasi tidak tepat sasaran, Sunardi membantahnya. Menurutnya, penentuan gerombolan petani penerima hibah tadi telah berdasarkan pengajuan yang disetujui sang masing-masing ketua desa.

Tm-Ab

- Advertisement -
Latest news
- Advertisement -
Related news
- Advertisement -