Minggu, Desember 5, 2021

Sempat ‘Hilang’, Lapangan Kalicari Kembali Jadi Aset Pemerintah Kota Semarang

- Advertisement -
- Advertisement -
Lapangan Kalicari masih ditumbuhi rumput liar & ditutupi seng. (Dok. Humas Pemerintah Kota Semarang)

SEMARANG (JATENG.CO) – Pemerintah Kota Semarang akhirnya berhasil mempertahankan aset tanah yang berada di Kelurahan Kalicari, atau biasa diklaim menjadi Lapangan Kalicari di Jalan Supriyadi Semarang Kepastian tadi dihasilkan seiring dengan dikabulkannya pengajuan Peninjauan Kembali Nomor 259/PK/Pdt/2021 yang diajukan tim kajian aturan Pemerintah Kota Semarang sang Majelis Hakim Pemeriksa Mahkamah Agung Republik Indonesia, yang diketuai sang Sudrajad Dimyati, SH.,MH.

Dengan dikabulkannya Peninjauan Kembali (PK) tadi maka secara otomatis membatalkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 3010K/Pdt/2018 lepas 13 Desember 2018 juncto Putusan Pengadilan Negeri Semarang Nomor 578/Pdt/2017/PT. Smg juncto Putusan Pengadilan Negeri Semarang Nomor 347/Pdt.G/2016/PN Smg lepas 3 Agustus 2017.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi pun mengaku bersyukur atas adanya putusan itu, & menekankan bila keberhasilan upaya mempertahankan aset Lapangan Kalicari tadi adalah output dari kerja sama baik yang diberikan sang Kejaksaan Negeri Kota Semarang kepada Pemerintah Kota Semarang, sebagai akibatnya dapat adanya penandatanganan perjanjian kerja sama dalam tahun 2020.

Buat itu Pemerintah Kota Semarang pun mengucapkan terima kasih kepada Kejaksaan Negeri Kota Semarang, dimana upaya aturan luar biasa peninjauan kembali tadi sendiri dilakukan melalui Surat Kuasa Khusus dari Walikota Semarang, Hendrar Prihadi kepada Ketua Kejaksaan Negeri Kota Semarang waktu itu, Sumurung Pandapotan Simaremare yang kemudian disubstitusikan kepada Dyah Ayu Wulandari, selaku Jaksa Pengacara Negara.

“Atas nama Pemerintah Kota Semarang kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat membantu, terkhusus buat Kajari Kota Semarang waktu kerja sama dimulai, yaitu bapak Sumurung Pandapotan Simaremare, Kajari Kota Semarang waktu ini bapak Transiswara Adhi yang sudah melanjutkan, pula Kasi Datun Kejari Kota Semarang bunda Dyah Ayu Wulandari,” kata Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi tadi, Jum’at (26/11/2021). 

Selanjutnya, sehabis dikabulkannya PK tadi, Hendi pun berharap lapangan dapat kembali dibuka & dimanfaatkan buat aktivitas olahraga & kemasyarakatan warga sekitar. “Harapannya tentu lapangan Kalicari dapat kembali dimanfaatkan menjadi area publik buat kepentingan warga,” ungkap Wali Kota Semarang tadi. (Mushonifin) 

Baca Isu Lainnya

- Advertisement -
Latest news
- Advertisement -
Related news
- Advertisement -