Minggu, Desember 5, 2021

Semarak Smart City, BNI Tawarkan Solusi Keuangan Terintegrasi

- Advertisement -
- Advertisement -

Jakarta — Kota pandai (smart city) artinya konsep inovatif dalam mengatasi aneka macam problem sekaligus menaikkan kualitas hidup rakyat. Konsep ini pun semakin sering dipakai buat mengembangkan daerah perkotaan yang masyarakatnya membutuhkan gerak bergerak maju & serba cepat guna mengakselerasi kinerja ekonomi wilayah.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) pun berkomitmen buat membagikan solusi yang terintegrasi dengan teknologi berita dalam rapikan kelola Kota & Kabupaten di Indonesia.

Hal ini sejalan jua dengan kebijakan Presiden Joko Widodo (Joko widodo) buat membangun Satuan Tugas Percepatan & Perluasan Digitalisasi Wilayah (Satgas P2DD) buat mendorong percepatan implementasi elektronifikasi transaksi di pemerintah wilayah (ETPD).

Dalam hal ini, BNI pun ikut dalam kerja sama Penggunaan Fasilitas Layanan Jasa Perbankan & Dukungan Acara Smart City Pemerintah Kota Surakarta dan Penyerahan REKOR MURI buat Digitalisasi Ekosistem Pasar di Surakarta.

Acara Penandatanganan Nota Kesepahaman dihadiri Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, Segenap Jajaran Muspida Kota Surakarta, Asisten Gubernur Ketua Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Filian Ningsih Hendarta, Ketua Perwakilan BI Surakarta, Nugroho Jaka Prastowo, Segenap rekan-rekan MURI, dan Direksi BNI, Jumat (26/11/2021).

Wakil Direktur Primer BNI Adi Sulistyowati memberikan konsep Smart City sebagai satu dari pembahasan hangat dalam aneka macam lembaga internasional misalnya Lembaga G20 Bidang Digital di Agustus 2021.

Konsep Smart City pula mulai diincar investor, yang terlihat dari keberhasilan Presiden Joko widodo dalam mengantongi komitmen Investasi dari beberapa negara termasuk kesepakatan G42.

“Demi mendukung konsep Smart City ini, kami berkomitmen buat membagikan solusi yang terintegrasi dengan tujuan buat menaikkan efektivitas & efisiensi pelayanan publik, dan menaikkan kesejahteraan warga,” katanya.

Adi Sulistyowati memberikan perseroan pun menghadirkan acara BNI Smart City yang hadir dengan solusi end to end yang dapat memenuhi seluruh ekosistem di Kota Surakarta & sekitarnya yang meliputi Smart Government buat ekosistem Pemerintah Kota, Pemerintah Daerah, Smart Healthcare buat ekosistem kesehatan, Smart Farming buat ekosistem pertanian, perikanan, perkebunan, kehutanan,  Smart Education buat ekosistem pendidikan, Smart UMKM buat ekosistem UMKM, Smart Tourism buat ekosistem pariwisata, dan Smart Industrial Estate buat ekosistem daerah industri & berikat.

Menurutnya, acara BNI Smart City tidak hanya terfokus dalam pengembangan Ekosistem semata, namun pula turut mendukung acara digitalisasi Kabupaten atau Kota tujuan.

“Menjadi pioneer dalam Digital Banking, BNI pun akan menyediakan layanan perbankan secara menyeluruh, yang meliputi Layanan & Jasa Perbankan, Pengembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) & Smart City, & dan Pemberdayaan & Peningkatan Kapasitas UMKM,” imbuhnya.

Menjadi berita, solusi yang sudah dapat BNI berikan bagi Pemerintah Kota/ Pemkab antara lain solusi pembayaran belanja Wilayah denganBNI Direct, SP2D Online, & Virtual Account Debit, solusi penerimaan Wilayah dengan e-PBB, e-PDAM, e-Samsat, & e-Retribusi.

Perseroan pula sudah mempunyai BNI Market Place buat membantu pemerintah Kota/ Kabupaten dalam mempromosikan pariwisata & produk UMKM, dan pemasaran secara online. Terdapat pula penyediaan uang elektronik misalnya BNI Tapcash & LinkAja bagi rakyat & pemerintah wilayah buat menaikkan transaksi non tunai dalam mendukung cashless society.

BNI pula menyediakan aneka macam solusi finansial bagi ASN yang memudahkan dalam tabungan, transaksi keuangan melalui mobile banking, fasilitas kredit tanpa jaminan bagi ASN yang telah ber-payroll di BNI, fasilitas kredit kepemilikan tempat tinggal, hingga dengan asuransi kesehatan.

Dorong UMKM Ekspor

Lebih lanjut, Adi Sulistyowati menuturkan, perseroan pula sangat mendukung pengembangan ekonomi wilayah khususnya UMKM buat menembus pasar ekspor.

Menjadi Bank Internasional milik pemerintah, BNI layanan transaksi internasional berbasis digital, pendampingan & kemudahan akses pembiayaan sesuai dengan journey perkembangan usaha UMKM.

Selain itu BNI pula mendukung UMKM buat go dunia melalui acara BNI Xpora yang membagikan solusi terintegrasi dalam melayani UMKM yang berorientasi ekspor melalui one stop sopping solution hub yang tersebar di 7 kota yakni di Jakarta, Bandung, Solo, Denpasar, Surabaya, Medan, & Makasar dan digital portal Xpora yang dapat diakses di mana saja & kapan saja.

“BNI pula didukung dengan 6 tempat kerja cabang BNI luar negeri di New York, London, Tokyo, Hongkong, Seoul, & Singapura, yang membantu perluasan pasar bagi UMKM, matchmaking business, & bekerjasama dengan kedutaan setempat, mengajak UMKM ikut dan dalam event & pameran di luar negeri,” papar Adi Sulistyowati. (*)

- Advertisement -
Latest news
- Advertisement -
Related news
- Advertisement -