-0.9 C
Munich
Rabu, 19 Januari, 2022

Penemuan Media Ajar dari Barang Bekas

Must read

Sang : Rita Setyosari, S.Pd

Salam Sehat Sahabat Pengajar Seluruh….

Pengajar Abad 21 berperan menjadi fasilitator, perantara, motivator sekaligus leader dalam proses pembelajaran. Karenanya pengajar dituntut  menampilkan pribadi yang mempesona, hamble, smile, kreatif,inovatif, dan menguasai & sanggup memanfaatakn IT buat pembelajaran Demikian pula pengajar Bimbingan & Konseling.

Satu dari kompetensi yang wajib dimiliki pengajar Bimbingan & Konseling (BK) ialah “memahami secara mendalam konseli yang hendak dilayani”. Buat itu Pengajar BK perlu mempunyai pengetahuan, sikap, & keterampilan yang memadai buat dapat melakukan pemahaman terhadap individu yang hendak dilayani tadi.

Jika pengajar BK tidak mempunyai pengetahuan, sikap & keterampilan dalam memahami konseli secara memadai dapat menyebabkan pelayanan yang kurang tepat sebagai akibatnya tujuan supaya konseli berkembang secara optimal tidak tercapai.

Media Roda Multiple Intelligence yang terbuat dari limbah

Hal-hal  penting yang wajib diperhatikan pengajar buat mengembangkan pembelajaran abad 21 yaitu , penguatan tugas primer menjadi perancang pembelajaran, menerapkan kemampuan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking), menerapkan metode pembelajaran yang bervariasi dan  mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran

Sang karenanya buat mengembangkan kreativitas & penemuan, penulis mencoba memanfaatkan sampah kardus & botol air mineral yang banyak di sekolah buat membentuk media pembelajaran.

 Media Pembelajaran

 Media adalah jamak dari medium yang secara harfiah berarti perantara atau pengantar, yaitu perantara asal pesan. Media dimaknai menjadi hal yang dipakai sebagai perantara atau pengantar waktu seseorang pengajar mata pelajaran melakukan pembelajaran kepada muridnya. Terkait dengan media menjadi perantara pesan, maka seseorang pengajar BK pun memerlukan media dalam waktu menunjukkan layanan bimbingan & konseling.

Pembelajaran dengan memakai media pembelajaran dari limbah

Media bimbingan & konseling ialah segala sesuatu yang dapat dipakai buat memberikan pesan bimbingan & konseling yang sanggup merangsang pikiran, perasaan, perhatian, keinginan konseli buat memahami diri, mengarahkan diri, & mengambil keputusan atas masalah yang sedang dihadapi.

Dalam dasarnya media bimbingan & konseling tidak terbatas hanya berfungsi menjadi perantara sebuah pesan, melainkan mempunyai makna yang lebih luas ialah segala alat bantu yang dapat dipakai dalam melaksanakan acara BK.

Media bimbingan & konseling terdiri atas 2 unsur penting, yaitu (1) unsur alat-alat/perangkat keras (hardware) & (2) unsur pesan yang dibawanya berupa (massage/software). Dengan demikian, media BK yang terpenting bukan peralatannya, melainkan pesan atau kabar bimbingan & konseling yang dibawakan sang media tadi.

Jenis-jenis Media Bimbingan & Konseling

Jenis  media dalam acara BK dapat diklasifikasi berdasar cara penyajian juga manfaatnya. Sesuai cara penyajiannya media dalam acara BK terdiri atas (1) media grafis/media visual, (2) media audio, (3) media audiovisual, (4) media proyeksi, (5) multimedia, (6) media obyek.

Media Grafis
Media grafis atau lazim dianggap media visual adalah media buat menyalurkan pesan dari asal ke penerima pesan. Saluran yang digunakan menyangkut alat penglihatan. Pesan-pesan yang akan disampaikan dituangkan ke dalam simbol-simbol komunikasi visual. Simbol-simbol tadi perlu dipahami dengan benar artinya supaya proses penyampaian pesan dapat berhasil & efisien. Selain fungsi umum itu, secara khusus media grafis berfungsi jua buat menarik perhatian, memperjelas ide, mengilustrasikan atau menghiasi fakta yang mungkin akan cepat dilupakan apabila tidak digrafiskan. Termasuk dalam gerombolan media ini ialah: gambar atau foto, sketsa, diagram, bagan/chart, grafik, kartun, poster, peta/globe, papan flannel.

Media Audio
Media audio, adalah media yang pesannya ditangkap sang alat pendengaran. Pesan yang akan disampaikan dituangkan kedalam lambang-lambang auditif. Termasuk dalam gerombolan media ini ialah: radio, tape recorder.

Media Audio Visual
Media audiovisual, adalah media yang pesannya ditangkap sang alat mata & pendengaran. Dalam media ini secara bareng lambang-lambang pesan dinikmati sang kedua alat tadi. Termasuk dalam gerombolan media ini ialah TV, video, DVD player.

Media Proyeksi
Media proyeksi, adalah media yang teknis menyajiannya memerlukan alat proyektor. Termasuk dalam gerombolan media ini ialah OHP, film slide, opaque projector (proyektor tidak tembus pandang), film.
Multimedia, adalah media yang memadukan seluruh keunggulan alat-alat media audio & visual dengan aneka macam teknik penyajian yang memanfaatkan teknologi computer & LCD proyektor menjadi alat-alat utamanya. Dengan multimedia pengajar BK dapat langsung mengetik output diskusi & menampilkan dalam waktu bersamaan di layar.

Multi Media
Multimedia pula memungkinkan dilakukan animasi, pemotongan sebagian dari gambar obyek buat diperbesar yang dijadikan bahan pembahasan.

Media Obyek
Media obyek adalah media yang memberikan kabar melalui ciri fisiknya itu sendiri. Media obyek terdiri atas obyek alami yakni benda itu sendiri, misalnya obyek kelinci (anak didik menghadapi kelinci betulan). Sedangkan media obyek yang lain ialah obyek tiruan, misalnya replika, maneken (anak didik menghadapi obyek tiruan, bukan benda sebenarnya).

Pemanfaatan Limbah

Media pembelajaran dengan  memanfaatkan  barang bekas kardus & botol air mineral bekas ini  terdapat 2 yaitu Media Bilik Karier & Roda Multiple Intelligences.

Media Bilik Karier buat memudahkan proses pembelajaran & mengatasi siswa dalam kebingungan memperoleh macam profesi..Dengan memakai media pembelajaran anak didik lebih tertarik ,sebagai akibatnya terjadi proses aktivitas belajar mengajar yang lebih menyenangkan.

Media Roda Multiple Intelligence ini di buat berbentuk lingkaran dengan kombinasi kertas warna & dapat ditaruh dikardus yang telah didesain lingkaran yang dapat diputar didalamnya isi apa saja sesuai Linguistik, Logika matematika, Spasial, Kinesthetik-jasmani, Musikal, Interpersonal, Intrapersonal & Naturalis. Ini difungsikan buat mempermudah anak dalam memilih kecerdasan potensi sesuai bakat & minatnya bimbingan karier  & menentukan profesi sebagai akibatnya, siswa akan terasah dalam aktivitas pembelajaran .

Semoga bermanfaat buat sobat pengajar

Penulis ialah Pengajar BK Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah 01 Keling)

 

- Advertisement -spot_img

More articles

- Advertisement -spot_img

Latest article