Minggu, Desember 5, 2021

Pemkab Blora Belajar Pengelolaan Sampah Sampai Perkebunan di Daerah Widuri Kabupaten Semarang – JATENG.CO

- Advertisement -
- Advertisement -
Pemkab Blora Belajar Pengelolaan Sampah Sampai Perkebunan di Daerah Widuri, Kamis (25/11/2021) (foto:agung/sigijateng)

BLORA (JATENG.CO) – Pemerintah Kabupaten Blora melalui Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten melakukan studi komparatif ke Daerah Produksi Widuri, Desa Wonokerto, Kec. Bancak, Kabupaten Semarang.

Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si & Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST, MM berkesempatan hadir dalam sesi diskusi bareng dengan Bupati Kabupaten Semarang H. Ngesti Nugraha, SH, MH Kapolres Kab. Semarang Ajun Komisaris Besar Yovan Fatika Handhiska Aprilaya, Direktur Primer & Direktur Umum Daerah Widuri bersama rombongan.

Menjadi keterangan, Daerah Produksi Widuri ialah satu dari konsep pengembangan & penataan tempat berbasis dalam kaidah-kaidah produksi dagang & kemanfaatan sosial.

Dalam sambutannya, Bupati memaparkan bahwa tujuan dari aktivitas ini ialah buat belajar bareng dengan Daerah Produksi Widuri.

“Kita disini ialah belajar ingin meniru Desa Wonokerto Kecamatan Bancak, namanya Widuri ini bagus sekali, selesainya acara ini teman-teman DLH selesainya belajar nanti wajib diwujudkan, nanti kita di Desa Ngraho akan kita wujudkan” papar Bupati Arief Rohman, Kamis (25/11/2021).

Disampaikannya, selain belajar terkait pengelolaan sampah, rombongan pula menyelidiki banyak sekali hal lainnya misalnya
perkebunan & peternakan.

“Awalnya memang kita belajar mengenai bank sampah akan tetapi ini berkembang ke yang lainnya, terdapat ternak jangkrik, buah-buahan, sangat menginspirasi kami & semoga ilmu yang dihasilkan disini nantinya dapat diterapkan di Kabupaten kita” ucap Bupati Blora

“Pak bupati, jadi kita sampaikan apresiasi terimakasih luar biasa buat Kabupaten Semarang” sambungnya

Sementara itu Bupati Semarang menyambut baik adanya kunjungan dari Bupati Blora bersama rombongan dari DLH Kab. Blora.

“Aku atas nama Pemerintah Kabupaten Semarang, mewakili Pak Ketua Desa Wonokerto & tentunya pak Direktur Primer Widuri yang terdapat di Wonokerto
mengucapkan sugeng rawuh, selamat tiba, terimakasih atas kunjungan ke Desa Wonokerto. insyaallah nanti lain waktu kita gantian yang berkunjung ke Kab.Blora” terangnya

Disampaikannya, kedepan pihaknya berharap supaya penemuan yang terdapat di tempat Widuri ini nantinya dapat ditularkan ke desa-desa lainnya.

“Kami pula merasa bangga di Wonokerto, walaupun sini daerahnya gersang akan tetapi atas penemuan luar biasa, bahwa tempat Widuri sebagai suatu kebanggan kita
yang nanti secara bertahap kita tularkan di desa-desa lain” tambahnya

Pihaknya berharap nantinya dengan diskusi ini dapat saling menyebarkan keterangan, ilmu sekaligus menjadi masukan bagi pengembangan kedepannya.

Ketua Bidang Kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup, Bayu Himawan memberikan bahwa
di tempat Widuri ini mencerminkan sinergitas yang luar biasa antar banyak sekali pihak.

“Kalau aku melihat ini sinergitas luar biasa antara government, NGO & enterpreneur. 3 kerja sama ini yang berdasarkan kesimpulan aku bisa menciptakan tempat yang luar biasa” papar Bayu.

“Kami berharap di Kab.Blora dapat misalnya ini & kita dalam proses” tambahnya

Direktur Umum Widuri, Maskub Asyadi menuturkan bahwa dalam rangka menaikkan kesejahteraan warga yang terdapat perlu adanya kerja sama.

“Bahwa warga terdapat disini ini wajib ditingkat kesejahteraannya wajib dikolaborasikan melalui tempat Widuri semuanya” terangnya

Sebelumnya, rombongan dari DLH sudah melakukan kunjungan studi di tempat Widuri yakni kunjungan ke peternakan cacing & magot, kunjungan ke kebun tabulampot, kebun lengkeng, unit pengolahan sampah & grup pengolahan sampah, pembibitan, kunjungan peternakan jangkrik, & kunjungan toko pakem. (Agung)

Baca Isu Lainnya

- Advertisement -
Latest news
- Advertisement -
Related news
- Advertisement -