Minggu, Desember 5, 2021

Kota Semarang Terima Penghargaan menjadi Wilayah dengan Pembangunan Terbaik dari Men-PPN

- Advertisement -
- Advertisement -
Walikota Semarang, Hendrar Prihadi ketika mendapat penghargaan dari Menteri PPN / Ketua Bappenas RI, Suharso Monoarfa. (Dok. Humas Pemerintah Kota Semarang)

SEMARANG (JATENG.CO) – Kota Semarang terus dinobatkan menjadi wilayah dengan pembangunan terbaik di Indonesia. Menteri PPN / Ketua Bappenas RI, Suharso Monoarfa menunjukkan penghargaan atas prestasi tadi kepada sang Walikota, Hendrar Prihadi, dalam aktivitas Pemberian Piagam Penghargaan Pembangunan Wilayah 2021 di tempat kerja Bappenas, Jalan Taman Laba Suropati, Jakarta Pusat, Kamis (25/11/2021).

Suharso Monoarfa sempat Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu layak mendapatkan Lifetime Achievement, atau penghargaan seumur hidup.

“Ini Wali Kota Semarang. Kota Semarang ini telah 3 berturut – turut nomor satu. Gampang – mudahan benar – benar dapat sebagai contoh terbaik bagi wilayah – wilayah lain,” ungkap Suharso Monoarfa. “& gampang – mudahan pula Kita dapat punya lifetime achievement (penghargaan seumur hidup) buat anda (Hendi) nantinya. Selamat ya,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tadi, Menteri PPN / Ketua Bappenas RI itu pun secara langsung menyerahkan sebuah piala kepada Hendi, menjadi tanda apresiasi atas pencapaian dalam Penghargaan Pembangunan Wilayah 2021.

Adapun Penghargaan Pembangunan Wilayah di tahun 2021 sebagai penghargaan ketiga yang diterima Hendi dalam ajang yang sama. Sebelumnya, Kota Semarang jug dinobatkan menjadi yang terbaik dalam pembangunan wilayah dalam tahun 2019 & 2020.

Sementara itu, atas kebanggaan yang diberikan sang Suharso Monoarfa, Hendi sendiri justru merendah dengan mengungkapkan bahwa tidak terdapat yang Istimewa dalam pembangunan di Kota Semarang. Dirinya menekankan bahwa seluruh pemerintah wilayah di Indonesia mempunyai komitmen yang sama dengan Pemerintah Kota Semarang, dalam membangun daerahnya masing – masing.

“Kami mewakili rakyat Kota Semarang memberikan terima kasih atas penghargaan ini. Ini diskon buat warga Semarang. Akan tetapi buat pembangunan yang dilakukan di Kota Semarang tampaknya sama dengan wilayah – wilayah lain. Modal kami hanya kerja keras, kerja cerdas, kerja lapang dada,” ucapnya.

“Kerja keras artinya disiplin. Pekerjaan hari ini selesai hari ini. Kerja cerdas, problematika begitu banyak, keuangannya tidak mencukupi maka wajib cerdas menentukan prioritas buat kepentingan Kota Semarang. Terakhir, kerja lapang dada artinya kalau teman-teman bekerja dapatnya 2, selain honor & tunjangan, kalau lapang dada pula mendapat pahala dari Allah,” terang Hendi.

Di sisi lain, dalam hari yang sama, di tingkat regional, Hendi sendiri pula kembali mendapatkan apresiasi dalam anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2021 (Radar Semarang Award). Hendi yang berhalangan hadir sebab berada di Jakarta, mendapat penghargaan dengan diwakili sang Asisten Bidang Perekonomian & Kesra Kota Semarang, Widoyono.

Hendi mendapat penghargaan buat kategori Ketua Wilayah yang Responsif terhadap Pengaduan Warga. Wali kota Semarang tadi dievaluasi responsif terhadap pengaduan rakyat dengan indikator penanganan pelaksanaan lapor Hendi, media umum, dan aktivitasnya melakukan blusukan menyambangi warga secara langsung. (Mushonifin)

Baca Informasi Lainnya

- Advertisement -
Latest news
- Advertisement -
Related news
- Advertisement -