Minggu, Desember 5, 2021

JAWABAN 2021 | Bahasa Arab Cita – Cita

- Advertisement -
- Advertisement -

Bahasa Arab Cita – Cita – Cita – cita adalah suatu impian & harapan seseorang. Cita – cita adalah mimpi – mimpi menjadi kunci yang akan memilih akan jadi apa kita nanti di masa depan.

Dalam bahasa Arab, cita – cita yaitu :

أمْنِيَّة، بُغْيَة، طُمُوْح، غَرَض، قَصْد، مُرَاد، مَرَام، مُرْتَجًى، مَرْمًى، مَطْمَح، هَدَف، وَطَر

Buat menggapai sebuah cita – cita yang kita impikan, maka membutuhkan proses & kerja keras & waktu yang panjang. Sebagaimana cita – cita ingin dapat menguasai bahasa Arab secara keseluruhan baik dari segi ilmu rapikan bahasanya.

Apa enaknya dapat bahasa Arab ?

Dalam kesempatan kali ini, kita akan menjawab pertanyaan diatas mengenai apa enaknya dapat bahasa Arab. Ayo langsung saja kita simak.

Keistimewaan Menguasai Bahasa Arab

Menjadi seseorang yang beragama Islam, kita seharusnya sadar & menyadari akan urgensi bahasa Arab. Sebab Islam & bahasa Arab ialah satu dari bagian yang tidak dapat terpisahkan sang satu sama lain. Misalnya ibarat mata uang logam yang mempunyai 2 sisi. Jikalau cuma 1 sisi, uang tadi tidak akan laku buat ditukarkan. Begitulah perumpaan ikatan antara bahasa Arab dengan Islam.

Kepercayaan Islam selalu identik dengan bahasa Arab & begitu pula kebalikannya. Islam dibawa sang Muhammad – shallallahu ‘alaihi wa sallam – putra bangsa Arab dari suku terbaik & termulia, yaitu Suku Quraisy. & Muhammad pun diutus ke bangsanya sendiri bangsa Arab, agar mereka lebih mendapat apa yang beliau bawa.

Dalam zaman masa diutusnya Nabi Muhammad SAW. ke bangsa Arab dahulu, mereka adalah bangsa yang dikenal dengan kefasihan & kelihaian mereka dalam bidang sastra & syair.

Baca : Biodata Bahasa Arab Penyair Alfarazdaq

Kemampuan tadi adalah baru meter bagi mereka yang dijadikan menjadi alat ukur kemulian sebuah suku atau tidaknya.
Bahwa setiap tahunnya mereka mengadakan perlombaan sastra di pasar Ukaz. & yang keluar menjadi pemenang, output karyanya akan dipajang di Ka’bah, agar disaksikan & dibaca sang seluruh orang yang melakukan thawaf di sekelingnya. Maka secara otomatis suku sang juara akan dikenal sang suku-suku yang lain & akan terangkat juga harkat & martabat mereka.

Kemudian AllahSWT waktu mengutus rasul, Allah membagikan kepada Nabi Muhammad – shallallahu ‘alaihi wa sallam – sebuah karamah. Sebuah karamah tadi yaitu berupa kitab suci yang bernama Al-Quran, yang Allah turunkan dengan bahasa Arab, tetapi susunan kalimat & rangkaian kata-katanya menempati posisi puncak dalam kefasihan. Tidak terdapat seseorang pun yang dapat menandingi kefasihan, kualitas dari kitab suci Al Qur’an tadi.

Sampai Allah – ta’ala – pun menantang bangsa Arab buat dapat mendatangkan yang semisal dengannya, tetapi mereka tidak sanggup, & wajib amanah mengakui keabsahan Al-Quran. Hal ini di termaktub dalam al Qur’an yaitu :

وَإِنْ كُنْتُمْ فِي رَيْبٍ مِمَّا نَزَّلْنَا عَلَى عَبْدِنَا فَأْتُوا بِسُورَةٍ مِنْ مِثْلِهِ وَادْعُوا شُهَدَاءَكُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ

Artinya: “& apabila engkau (tetap) dalam keraguan mengenai Al-Qur’an yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al-Qur’an itu & ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, apabila engkau orang-orang yang benar”. (Q.S. Al-Baqarah [2]: 23).

& akhirnya mereka mengakui bahwa Al-Quran bukanlah buatan insan, tetapi kitab yang diturunkan langsung dari Rabb Semesta Alam.

Menanggapi kontak antara Islam & bahasa Arab tadi sahabat Nabi yaitu syaidina Umar bin Khattab – radhiallahu ‘anhu –  pernah mengatakan :

تعلموا العربية ، فإنها من دينكم

Artinya : “Pelajarilah bahasa Arab, sebab beliau (bahasa Arab) ialah bagian kepercayaan kalian”.

Sesuai ulasan diatas, maka dapat kita ambil pelajaran bahwa kita wajib menyadari & memahami bahwa Islam & bahasa Arab ialah satu kesatuan. & kita pula mengetahui seberapa erat kontak & ikatan bahasa Arab & Islam tadi.

Tetapi sebagian kaum muslimin terdapat yang menduga bahwa bahasa Arab menjadi hal yang sepele, bahkan mungkin acuh tidak acuh.

Sang karenanya, kita sebagia orang tua atau pengajar yang beragama Islam, yuk kita kenalkan & ajarkan kepada anak – anak kita mengenai Bahasa Arab, mengenai Kepercayaan. Kita gak perlu khawatair anak – anak kita dikatakan tidak modern & lainnya.

Baca :  Makalah Makhorijul Alfabet (مخارج الحروف)

Karena yang kita cari ialah berkahnya & ridho dari Allah swt. Apabila Bekal kepercayaan telah tertanam kepada anak – anak kita, maka buat kemana anak kita nanti, mau jadi apa anak kita nanti, insyaAllah tidak akan salah jalan sebab di bimbing sang kepercayaan.

Kemudian, berikut ini nilai penulis cantumkan beberpa nilai – nilai tambah apabila kita dapat berbahasa Arab :

  • Suatu nilai tambah tersendiri waktu kita membaca Al-Quran yang itu notabene berbahasa bukan bahasa bunda kita, tetapi kita sanggup memahami secara langsung makna & kandungan artinya tanpa wajib membukan Mushaf terjemahannya. Karena Al Qur’an ialah kitab kalam Allah, rabb pencipta Alam.
  • Satu dari nilai tambah yang kedua ialah,waktu kita membaca atau mendengar hadits – hadits yang adalah berbahasa Arab, tetapi kita pula dapat memahami & mengerti maknanya langsung gak perlu mencari alat penerjemahannya.
    Sebagai akibatnya dengan begini kita akan lebih gampang mengenal apa-apa saja yang disukai & dicinta sang Nabi Muhammad SAW & apa yang dilarangnya.

Demikianlah pembahasan kita mengenai bahasa Arab Cita- Cita. Semoga bermanfaat ….

- Advertisement -
Latest news
- Advertisement -
Related news
- Advertisement -