Minggu, Desember 5, 2021

Dikenal Beracun, Ikan Buntal Malah Jadi Hidangan Glamor dengan Harga 3 Juta Per Porsi di Jepang

- Advertisement -
- Advertisement -

Pernah melihat ikan buntal? Yap, ikan buntal ialah ikan yang dapat mengembung & seluruh tubuhnya dipenuhi sang duri. Ikan ini pula sering menggigit & adalah ikan pemakan daging. Ikan buntal masuk dalam deretan ikan beracun, maka tidak heran kalau beberapa negara melarang warganya mengonsumsi ikan ini.

Tetapi, siapa sangka apabila ikan yang dikenal menjadi ikan beracun ini, sebagai satu dari hidangan yang glamor & mahal di Jepang. Ikan buntal ini sendiri dianggap menjadi ikan fugu. Hidangan yang terbuat dari daging ikan buntal, bukan hal yang aneh di Negara Matahari Terbit. Lebih lengkapnya simak dalam ulasan di bawah ini ya!

Ikan buntal adalah ikan yang mengandung racun

Dalam Rabu, 20 Maret 2020 kemudian, satu famili di Banyuwangi sebagai perbincangan viral di kalangan warganet. Pasalnya, satu famili tadi meninggal selesainya mengonsumsi ikan buntal goreng & santan.

Korban keracunan ikan buntal [sumber gambar]

Satu dari dosen FKIP/Pendidikan Hayati di Universitas Tujuh belas Agustus (Untag) 1945 Banyuwangi, Dr. Susintowati, MSc, berkata bahwa terdapat banyak surat keterangan yang berkata bahwa ikan buntal mempunyai racun yang 100 kali lipat bahaya dari sianida. Racun tadi akan sangat mematikan, terlebih apabila seseorang tidak dapat mengolahnya dengan baik.

Bukan peristiwa yang pertama kalinya di Indonesia

Tewasnya satu famili di Banyuwangi ini, bukanlah peristiwa yang hanya terjadi sekali. Dalam 27 Juni 2021, terdapat 13 warga Desa Hoder, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang mengalami keracunan selesainya makan ikan buntal. 4 orang di antara mereka meninggal dunia.

Ikan buntal mempunyai racun [sumber gambar]

Sebelum itu, seseorang anak di Buleleng, Bali, pula meninggal sebab keracunan kerupuk kulit ikan buntal ini. Sang karenanya, daripada menimbulkan efek yang tidak diinginkan, lebih baik tidak usah mengonsumsi ikan jenis ini ya, guys!

Zat racun yang terdapat dalam tubuh ikan buntal

Nama buntal sendiri diambil dari kemampuan ikan ini dalam menggembungkan diri, sebagai akibatnya tampak misalnya ‘buntalan’. Ikan buntal mempunyai sekitar 200 spesies yang hidup di air asin & pula air tawar.

Ikan Buntal [sumber gambar]

Melansir dari food.dtk.com, dalam tubuh ikan buntal terdapat racun yang dianggap tetrodotoxin. Racun ini dapat ditemukan dalam hati, ginjal, insang, & kulitnya. Efek dari tetrodotoxin sendiri yaitu menghalangi peredaran sodium, melumpuhkan otot, sebagai akibatnya membentuk orang yang mengonsumsinya tidak dapat bernapas kemudian meninggal dunia.

Olahan ikan buntal sebagai hidangan mahal & glamor di Jepang

Berbeda dengan banyak negara yang melarang konsumsi ikan buntal, Jepang malah menyulap ikan ini sebagai olahan yang glamor & mahal harganya. Per porsinya, olahan buntal mencapai harga kisaran 30.000 Yen Jepang atau setara Rp3,9 juta per set.

Sashimi ikan buntal [sumber gambar]

Di Jepang sendiri, terdapat sekitar 120 jenis ikan buntal. Tetapi, yang diizinkan pemerintah buat dimakan hanya 20 jenis saja. Hidangan ikan buntal yang paling terkenal ialah sashimi, kuliner laut yang diiris tipis, dimakan mentah bareng kecap asin, parutan jahe, & wasabi.

Ikan diolah dengan sangat hati-hati

Memakan ikan buntal telah dilakukan semenjak lama di Jepang. Bahkan, satu dari restoran yang terkenal di Tokyo, Yamada, telah membentuk hidangan dari ikan buntal selama sekitar 100 tahun kemudian. Dalam mengolah ikan buntal tadi, restoran di Jepang sangat mengutamakan keamanan.

Ikan buntal [sumber gambar]

Chef yang menyiapkan ikan buntal tadi wajib sangat hati-hati mempelajari organ beracunnya. Bahkan, orang yang bertugas menyajikan ikan buntal ini, wajib punya sertifikat atau lisensi khusus. Buat mendapatkan sertifikat itu, seseorang tadi wajib melewati masa latihan selama 2-3 tahun.

BACA JUGA: Wajib Memahami! Inilah 5 Hal yang Boleh & Haram Dilakukan Waktu Selamatkan Orang Keracunan

Kesimpulannya, ikan buntal ini dapat dikonsumsi asalkan dapat mengolahnya dengan baik. Masuk akal saja apabila di Jepang banyak terdapat restoran yang menyajikan ikan buntal. Sebab, orang yang akan mengolah ikan ini wajib mempunyai lisensi atau sertifikat latihan selama 2-3 tahun.

- Advertisement -
Latest news
- Advertisement -
Related news
- Advertisement -