Minggu, Desember 5, 2021

Begini Alur Sistem Satu Pintu Bagi Bus Pariwisata Yang Masuk Jogja

- Advertisement -
- Advertisement -
Gambaran aktivitas bus di Terminal Giwangan Yogyakarta (Foto: yourube Prabowo Wenasera)

JATENG.CO, JOGJA – Pemerintah Kota Yogyakarta bakal menerapkan sistem satu pintu atau one gate system bagi bus pariwisata yang memasuki kota Jogja. Pembukaan akses masuk bus pariwisata itu bersamaan dengan turunnya status Pemberlakuan Restriksi Aktivitas Warga atau PPKM Level 2 mulai pekan ini.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi berkata uji coba sistem satu pintu itu berlaku mulai akhir pekan ini. “Kami telah mematangkan mekanisme one gate system ini selama sebulan terakhir,” kata Heroe, Rabu (20/10/2021).

Dilansir dari tempo.co, setiap bus pariwisata yang hendak masuk Kota Yogyakarta wajib transit dulu ke Terminal Induk Giwangan. Di sini, pertugas akan mempelajari status setiap penumpang, baik dari output tes yang menampakan negatif Covid-19 & apakah telah mendapatkan vaksinasi atau belum.

Apabila seluruh sesuai persyaratan, petugas akan membagikan kartu parkir & melekatkan stiker menjadi tanda ijin masuk ke dalam area perkotaan. Bus pariwisata itu pun boleh masuk ke dalam Kota Yogyakarta, parkir sesuai tiket kantong parkir tadi, dan dapat menaikkan & menurunkan penumpang.

Baca pula: Destinasi Wisata Mulai Dibuka, Tingkat Okupansi Hotel di Jogja Melejit

Terdapat 3 kantong parkir yang dapat dipakai sang bus pariwisata tadi, yakni tempat khusus parkir Abu Bakar Ali, Senopati, & Ngabean. 3 kantong parkir tadi berada di pusat kota atau sekitar tempat Malioboro.

“Jika bus pariwisata tidak mempunyai stiker & kartu parkir, maka dihentikan masuk masuk dalam kota & parkir di area khusus parkir pusat Kota Yogyakarta,” kata Heroe.

Dalam akhir pekan besok, Heroe menambahkan, pemerintah baru menguji coba sistem satu pintu dalam bus pariwisata buat mengetahui bagaimana pelaksanaan di lapangan & menginventarisir masalah yang timbul. Pemerintah Kota Yogyakarta pula berkoordinasi dengan kepolisian & Tentara Nasional Indonesia buat menindak bus pariwisata yang nekat menerobos melalui jalur cara lain kemudian parkir di sembarang tempat.

Ketua Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Agus Arif berkata, tersedia 127 slot atau satuan ruang parkir yang terdapat di 3 tempat khusus parkir tadi. Jika 3 kantong parkir tadi penuh, maka bus pariwisata dapat parkir di Terminal Giwangan dengan kapasitas maksimal 40 bus.

Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti berkata, Malioboro masih sebagai destinasi wisata primer di Yogyakarta. “Kami telah mencanangkan Malioboro menjadi tempat wajib masker & wajib vaksin. Jadi, yang tiba ke Malioboro wajib memenuhi kondisi itu,” katanya. (lna)

- Advertisement -
Latest news
- Advertisement -
Related news
- Advertisement -