Senin, Oktober 25, 2021

Barisan Celeng Berjuang Timbul di Purworejo, Ganjar: Sekali Banteng Tetap Banteng!

- Advertisement -
- Advertisement -
Ganjar Pranowo (Foto: suryayogya.com)

JATENG.CO, SEMARANG – Polemik di internal PDIP sampai kini terus bergulir terkait adanya masalah dukung-mendukung capres yang dievaluasi mendahului otoritas Kepala Umum Megawati Soekarnoputri. Sebutan celeng pun timbul buat menyebut kader banteng yang dipercaya keluar dari barisan.

Teranyar, gerakan ‘Barisan Celeng Berjuang’ timbul di Purworejo, dengan membentuk logo celeng taring putih simbol perlawanannya.

Sebutan celeng bermula dari Kepala DPD PDIP Jateng Bambang ‘Pacul’ Wuryanto menyebut celeng bagi pengurus & oknum PDIP yang mendeklarasikan diri mendukung Ganjar Pranowo maju Pilpres 2024.

“Adagium di PDIP itu yang di luar barisan bukan banteng, itu namanya celeng. Jadi apa pun alasan itu yang deklarasi, kalau di luar barisan ya celeng,” tegas Bambang, Sabtu (9/10).

Barisan Celeng Berjuang dimotori sang Wakil Kepala DPC PDIP Purworejo, Albertus Sumbogo. Mereka terdiri dari para pendukung Ganjar Pranowo buat maju menjadi calon presiden (Capres) 2024.

Albertus Sumbogo, sebagaimana dilansir dari Solopos, mangatakan bahwa anggapan menjadi celeng yang disematkan kepada pendukung Ganjar justru membakar semangat perlawanan.

“Sahabat-teman membentuk satire atau meme itu selain tersinggung, prihatin akan tetapi terdapat semangat perlawanan. Meskipun dipercaya celeng tetap wajib berjuang buat kebenaran,” misalnya dikutip, Rabu (13/10/2021).

Logo Barisan Celeng Berjuang itu didesain sang satu penggerak Seknas Ganjar Indonesia (SGI) Kabupaten Purworejo sekaligus kader PDI Usaha, Eko Lephex. Adapun gambar celeng merah bertaring putih itu adalah simbol dari semangat usaha demi kebenaran. Taring panjang dalam gambar itu mewakili semangat usaha tanpa kenal takut. Warna merah mewakili keberanian memperjuangkan kebenaran. Sementara putih adalah kebenaran hati nurani.

Baca pula: Joko widodo Tegaskan Tidak Berminat Jadi Presiden 3 Periode

Dalam gambar itu, pula tertulis kalimat ‘Barisan Celeng Berjuang’. Eko menyebut, barisan celeng yang dimaksud artinya para kader PDIP yang selalu berjuang buat kebenaran.

“Barisan celeng yaitu kita-kita kader PDIP yang ingin selalu berjuang buat kebenaran demi besarnya partai mengusung Ganjar Pranowo Presiden 2024,” tegasnya.

Adapun, dukungan terhadap Ganjar Pranowo tercatat mengalami tren kenaikan & lebih tinggi dibandingkan dengan kader PDIP lainnya. Elektabilitas Ganjar bahkan hampir selalu di atas Puan Maharani.

Survei terkini Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menerangkan dukungan publik kepada Prabowo Subianto buat sebagai presiden turun, sementara Ganjar Pranowo & Anies Baswedan tercatat naik. Adapun Airlangga Hartarto, Kepala Umum Golkar yang yang terbaru namanya dianggap dalam Pandora Papers, hanya mempunyai elektabilitas 0,5 %.

Direktur Riset SMRC Deni Irvani menyampaikan bahwa elektabilitas Prabowo cenderung mengalami penurunan dari output survei sebelumnya, kebalikannya elektabilitas Ganjar justru semakin tinggi. “Dukungan kepada Ganjar dalam simulasi semi terbuka semakin tinggi dari 6,9 % dalam Maret 2020 sebagai 15,8 % dalam September 2021,” katanya dikutip dari YouTube SMRC TV, Kamis (7/10/2021).

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akhirnya angkat bicara soal polemik banteng vs celeng di internal PDIP. Ganjar menegaskan dirinya selaku kader PDIP, sekali banteng tetap banteng!. “Sori ya, kita banteng, Bro. Sekali banteng tetap banteng!” tegas Ganjar, misalnya dikutip dari dtk.com. (lna)

- Advertisement -
Latest news
- Advertisement -
Related news
- Advertisement -